Beberapa Budaya Pada Masyarakat Di Banjarmasin

Beberapa Budaya Pada Masyarakat Di Banjarmasin

Banjarmasin, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, memiliki budaya yang kaya dan beragam. Budaya masyarakat di Banjarmasin dipengaruhi oleh tradisi dan adat suku Banjar yang merupakan suku asli di daerah ini.

Budaya Di Daerah Banjarmasin

Berikut beberapa aspek penting dari budaya masyarakat di Banjarmasin:

1. Bahasa

  • Bahasa Banjar: Bahasa utama yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Ada dua dialek utama, yaitu Banjar Kuala dan Banjar Hulu.

2. Seni dan Kerajinan

  • Sasirangan: Kain tradisional yang diwarnai dengan teknik ikat celup, digunakan untuk berbagai keperluan termasuk pakaian adat dan upacara.
  • Ukiran Kayu: Kerajinan tangan yang menampilkan motif-motif situs sugar rush slot khas Banjar, sering ditemukan pada rumah adat dan perabotan.

3. Rumah Adat

  • Rumah Banjar: Rumah tradisional dengan arsitektur unik, seperti Rumah Bubungan Tinggi yang memiliki atap tinggi dan curam, serta ornamen yang rumit.

4. Upacara Adat

  • Upacara Baayun Mulud: Tradisi mengayunkan bayi yang dilakukan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertujuan untuk memohon keselamatan dan kesehatan bagi bayi.
  • Batumbang: Upacara syukuran yang diadakan ketika seorang anak tumbuh gigi.

5. Musik dan Tarian

  • Musik Panting: Musik tradisional Banjar yang dimainkan dengan alat musik gambus, biola, dan terbang.
  • Tari Radap Rahayu: Tarian tradisional yang biasanya dipertunjukkan pada acara-acara adat dan perayaan.
  • Tari Baksa Kembang: Tarian penyambutan tamu yang menggunakan hiasan bunga di tangan para penari.

6. Kuliner

  • Soto Banjar: Hidangan berkuah yang terkenal dengan rasa gurih dan rempah-rempah khas, sering disajikan dengan lontong atau ketupat.
  • Ketupat Kandangan: Ketupat yang disajikan dengan ikan gabus yang dimasak dalam santan kental.
  • Gangan Asam Banjar: Sup ikan dengan kuah asam yang segar, menggunakan ikan patin atau gabus.

7. Festival dan Peringatan

  • Festival Budaya Pasar Terapung: Merayakan pasar terapung tradisional di Sungai Barito, di mana pedagang menjual barang dagangan dari atas perahu.
  • Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin: Acara tahunan yang diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan hiburan untuk merayakan ulang tahun kota.

8. Pakaian Adat

  • Baju Kurung: Pakaian tradisional yang sering digunakan dalam acara resmi dan adat.
  • Pakaian Pengantin Banjar: Biasanya sangat mewah dengan hiasan kepala yang rumit dan kain sasirangan yang indah.

9. Nilai dan Norma Sosial

  • Gotong Royong: Nilai kebersamaan dan kerja sama dalam masyarakat, sering terlihat dalam kegiatan seperti membangun rumah atau membersihkan lingkungan.
  • Adat Istiadat: Norma yang mengatur berbagai aspek kehidupan, seperti pernikahan, kematian, dan kelahiran, yang dipegang teguh oleh masyarakat.

10. Religi

  • Islam: Mayoritas masyarakat Banjarmasin beragama Islam, dan ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk adat istiadat dan perayaan keagamaan.
  • Masjid Sabilal Muhtadin: Salah satu masjid terbesar dan paling terkenal di Banjarmasin, menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Budaya masyarakat di Banjarmasin mencerminkan kekayaan tradisi dan adat yang telah berkembang selama berabad-abad. Meski modernisasi terus berlangsung, banyak aspek budaya ini tetap dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat setempat.